🔥 Terkini Berita Utama Nasional Teknologi Ekonomi Hiburan Olahraga Info Loker Otomotif Tips dan Trik Pertanian Sumatera Selatan Internasional
Kategori Berita 12 Kategori

© 2026 Kabar AI. Portal Berita Cerdas Terkini.

Pertanian

UB Resmi Pusat Forum Teknologi Pertanian Digital: Solusi Berkelanjutan

Monday, 21 September 2026 - 03:12 Oleh: Kabar AI 42 x dibaca 2 mnt baca
Audio Berita AI

UB Resmi Pusat Forum Teknologi Pertanian Digital: Solusi Berkelanjutan
💡

Intisari Berita (AI Summary)

Poin Kunci
  • Universitas Brawijaya (UB) resmi menggelar Forum Teknologi Pertanian Digital Indonesia (FTPD‑Indo) pada 12‑14 April 2024 di Gedung A Universitas Brawijaya, Malang.
  • Forum ini bertujuan memfasilitasi kolaborasi antara akademisi, pelaku pertanian, dan perusahaan teknologi untuk mengembangkan solusi digital yang mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
  • Kondisi iklim yang semakin tidak menentu, kenaikan harga input, dan tekanan pasar global menuntut petani mengadopsi teknologi canggih.

Universitas Brawijaya (UB) resmi menggelar Forum Teknologi Pertanian Digital Indonesia (FTPD‑Indo) pada 12‑14 April 2024 di Gedung A Universitas Brawijaya, Malang. Forum ini bertujuan memfasilitasi kolaborasi antara akademisi, pelaku pertanian, dan perusahaan teknologi untuk mengembangkan solusi digital yang mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Kondisi iklim yang semakin tidak menentu, kenaikan harga input, dan tekanan pasar global menuntut petani mengadopsi teknologi canggih. Menurut Rektor UB, Dr. H. Prasetya, “Pertanian digital bukan sekadar alat, melainkan strategi adaptasi yang esensial bagi ketahanan pangan.” Oleh karena itu, UB menempatkan forum ini sebagai platform inovasi yang menghubungkan riset dan praktik lapangan.

Iklan / Sponsor

Forum berlangsung selama tiga hari dengan lebih dari 250 peserta, termasuk 30 startup agritech, 15 lembaga riset, dan 50 petani skala kecil. Agenda mencakup sesi presentasi, workshop hands‑on, dan pameran prototipe. Sesi ‘Smart Farming 4.0’ dipimpin oleh Prof. Budi Santosa, menampilkan sistem sensor tanah berbasis IoT yang dapat mengurangi penggunaan air hingga 30%.

Salah satu highlight adalah demonstrasi aplikasi ‘AgriAI’ yang memanfaatkan machine learning untuk memprediksi serangan hama sebelum terjadi. Selain itu, UB memperkenalkan ‘Green Ledger’, blockchain yang mencatat jejak karbon setiap produk, membantu petani memenuhi standar sertifikasi organik. Para peserta mengakui potensi teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

UB mengajak semua stakeholder untuk bergabung dalam ‘Roadmap Pertanian Digital 2025’ yang akan disusun setelah forum. Rencana ini meliputi pelatihan intensif, pendanaan riset, dan pembuatan infrastruktur data terpadu. Dengan dukungan teknologi, UB berharap dapat memperkuat ketahanan pangan Indonesia dan menegaskan posisi Malang sebagai hub agritech di Asia.

🛍️

Rekomendasi Pilihan Pembaca

Penawaran Spesial Terkait Topik Ini
Shopee

Bagaimana Tanggapan Anda?

Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.

Bagikan Informasi Ini:
Bagikan ke WhatsApp
Tautan artikel berhasil disalin! 📋

Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 21 Sep 2026 03:12.

Lihat Sumber Asli

Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

💬 Share WA
Newsletter

Dapatkan Update Terkini

Berlangganan newsletter kami dan jadilah yang pertama menerima ringkasan berita pilihan.

Kami menjaga privasi Anda. Bebas spam.

K

Pasang Aplikasi Kabar AI

Akses berita terkini lebih cepat langsung dari layar HP Anda.