Demo Pro-Palestina Guncang Konser Ed Sheeran, Macklemore Didepak
Intisari Berita (AI Summary)
Poin Kunci- Pada Sabtu 19 September, kelompok pro‑Palestina menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Lincoln Financial Field, Philadelphia, tepat menjelang konser tur Ed Sheeran.
- Demonstran yang diperkirakan berjumlah ratusan orang menuntut penghentian dukungan artis internasional terhadap Israel, sementara pihak keamanan kota menyiapkan barikade untuk mencegah gangguan pada acara musik yang diprediksi menarik lebih dari 30.000 penonton.
- Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes yang menyebar di lebih dari 30 kota Amerika Serikat sejak konflik Gaza memuncak pada bulan Agustus.
Pada Sabtu 19 September, kelompok pro‑Palestina menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Lincoln Financial Field, Philadelphia, tepat menjelang konser tur Ed Sheeran. Demonstran yang diperkirakan berjumlah ratusan orang menuntut penghentian dukungan artis internasional terhadap Israel, sementara pihak keamanan kota menyiapkan barikade untuk mencegah gangguan pada acara musik yang diprediksi menarik lebih dari 30.000 penonton.
Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes yang menyebar di lebih dari 30 kota Amerika Serikat sejak konflik Gaza memuncak pada bulan Agustus. Philadelphia, yang memiliki komunitas Palestina terbesar di wilayah Timur Laut, sebelumnya telah menyaksikan demonstrasi serupa di lokasi publik dan kampus. Ed Sheeran, yang sedang melaksanakan tur dunia “+–=÷” selama tiga bulan ke depan, dijadwalkan tampil pada pukul 20.30 waktu setempat, sementara rapper Macklemore dijadwalkan menjadi pembuka.
Protes dimulai sekitar pukul 15.00 dengan spanduk, teriakan, dan lagu-lagu solidaritas. Polisi membentuk zona pengaman di sepanjang jalur masuk stadion dan menegakkan larangan membawa barang keras. Pada menit pertama penampilan Macklemore, petugas keamanan menghentikan pertunjukan dan memerintahkan artis tersebut meninggalkan panggung karena khawatir akan eskalasi kekerasan. Macklemore menghentikan setnya dan meninggalkan area setelah menanggapi lewat mikrofon, “Saya menghormati hak untuk bersuara, tapi keamanan harus diutamakan.”
Keputusan mengusir Macklemore memicu perdebatan sengit di media sosial. Penyelenggara konser, Live Nation, menyatakan bahwa keputusan diambil “berdasarkan penilaian risiko real‑time” dan menegaskan komitmen untuk melindungi penonton serta artis. Sementara itu, kelompok pro‑Palestina menuduh pihak berwenang membungkam suara mereka, mengingatkan bahwa aksi damai seharusnya tidak menghalangi pertunjukan seni.
Pihak kepolisian Philadelphia berjanji akan meninjau prosedur keamanan untuk konser selanjutnya, sementara aktivis berencana mengadakan aksi serupa di kota lain yang menjadi tuan rumah tur artis internasional. Bagi penggemar Ed Sheeran, konser tetap berlangsung tanpa gangguan berarti, namun insiden ini menandai titik balik dalam cara penyelenggara acara menyeimbangkan kebebasan berekspresi dengan keamanan publik.
Rekomendasi Pilihan Pembaca
Penawaran Spesial Terkait Topik IniBELI 1 DAPAT 4 PARFUM MR.CRASH (PAKET HEMAT 4PCS FREEBOX) WANGI TAHAN LAMA PARFUM PRIA MASKULIN
Bagaimana Tanggapan Anda?
Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.
Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 21 Sep 2026 01:07.
Lihat Sumber AsliKomentar
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!